Showing posts with label bulan puasa. Show all posts
Showing posts with label bulan puasa. Show all posts

Tuesday, 5 July 2016

Airmata Ramadhan 1437

Salam Ramadhan yang terakhir 1437...


MENANGISLAH...

Menangislah..
Sebelum Ramadhan Pergi.....
Kita pernah berjanji akan meng-khatamkan Qur'an..
Setelah Ramadhan di akhir hitungan, kita tak jua beranjak dari juz2 awalan..

Menangislah..
Sebelum Ramadhan Pergi ........
Kita pernah berjanji akan menyempurnakan 'qiyamullayl' yang lompong penuh tampalan..
Setelah Ramadhan di akhir hitungan, kita tak jua menyempurnakan bilangan..

Menangislah..
Sebelum Ramadhan Pergi .......
Kita berdoa sejak Rajab dan Sya'ban agar 'disampaikan' ke Ramadhan..
Setelah Ramadhan di akhir hitungan..
Ternyata masih juga tak bisa menahan dari kesia-siaan..
Ternyata masih juga tak bisa menambah ibadah sunnah..
Bahkan..
Hampir terlewat dari menunaikan yang wajib...

Menangislah... 
wahai saudaraku.......
Biar butir bening itu jadi saksi di yaumil akhir..
Bahwa ada seorang hamba yang bodoh, lalai, sombong lagi terleka..
Sehingga Ramadhan yang mulia pun tersia-sia..

Menangislah..
Dan tuntaskan semuanya malam ini..
Mulai dengan i'tikaf yang belum juga kita kerjakan..
atas lembaran Qur'an yang menunggu dikhatamkan..
atas lembaran mata wang yang menunggu disalurkan..
atas solat sunnah yang menunggu jadi amal tambahan.

Menangislah..
Lebih keras lagi...
Karena Allah tidak menjanjikan apapun untuk *Ramadhan tahun hadapan..
Apakah kita masih disertakan..




MUNAJAT SEBELUM BERPISAH DENGAN RAMADHAN

Sebagai adab berdoa maka awalilah dan akhirilah doa anda dengan puji2an kepada Allah SWT dan selawat kepada Nabi Muhammad saw.

Ya Allah Tuhan kami..
Engkau Maha Tahu banyk perkara tersembunyi pada diri kami maka tolong Engkau perbaiki semuanya.

Ya Hayyu Ya Qayyum..
Engkau Maha Tahu apa yang kami hajatkan. Oleh itu tolong Engkau kabul semua hajat kami.

Ya Zaljalaali Wal Ikraam..
Engkau Maha Tahu sangat banyak dosa dan kesilapan kami, oleh itu tolonglah Engkau ampunkan semua kesalahan dan dosa kami.

Ya Fattah Ya A'liim..
Engkau Maha Tahu akan cacat cela dan keaiban kami, oleh itu tolong Engkau tutupkan segala keburukan dan marwah kami.

Ya Arhamarrohimiin.. 
Engkau Maha Tahu siapa insan yang paling kami sayangi. Oleh itu muliakanlah kami dan mereka dan mudahknlah bagi kami dan mereka jalan jalan untuk menuju kepada Redha dan Syurga-Mu.

Ya Haliim Ya Waduud Janganlah Engkau pergilirkan hari-hari yang kami dan orang-orang yang kami sayangi lalui dengan keburukan kecuali Engkau jauhkanlah kami dan mereka daripada keburukan itu.

Demikian juga tiada kesempitan kecuali Engkau lapangkn, tiada dosa kecuali Engkau ampunkan, tiada keaiban kecuali Engkau tutupkan, dan tiada doa kecuali Engkau kabulkan semuanya.

Ya Saami'ussaut..
Pada hari-hari akhir bulan Ramadhan yang penuh berkah ini kami mohon kiranya Engkau limpahkan kpd kami dan orang-orang yang kami sayangi, Rahmat-Mu, Keampunan-Mu, Kemaafan-Mu.

Ya Mujibussaa'liin..
Kami mohon kiranya janganlah Engkau jadikan Ramadhan kali ini sebagai Ramadhan yang terakhir bagi kami. Tapi berilah kami peluang untuk bertemu lagi dengan bebrapa Ramadhan yang akan datang supaya kami dapat menambah bekalan akhirat kami.

Aamiin...ya rabbal'alamin..






Friday, 10 June 2016

Doa Sebelum Berbuka Puasa

DOA SEBELUM BERBUKA PUASA | Bismillahir-Rahmaanir-Rahim 



Ada suatu waktu yg mustajab utk berdoa, dimana doa tsb tdk akan ditolak oleh Allah SWT, yaitu berdoa saat menjelang berbuka puasa dan menjelang makan sahur. Ttp sayangnya banyak kaum muslimin tidak mengetahuinya.

Di Mekkah & Madinah, satu jam sblm adzan maghrib org2 sdh menengadahkan tangan ke langit berdoa utk kemudahan dari segala hajat, baik hajat dunia maupun akhirat, mrk berdoa dg syahdu sepenuh keyakinan, sampai2 air mata mrk mengalir deras.

Ya, berdoa meminta kpd Allah yg Maha Kaya…

Kesalahan yg dilakukan kaum muslimin kita disini (Indonesia) yaitu dg menyia2kan wkt yg sangat mustajab ini dg cara ngabuburit menjelang adzan maghrib..!!!

kemudian berkumpul menghadapi hidangan berbuka & mrk sdh merasa cukup dg hanya membaca “Allahuma lakasumtu….atau dzahaba zhoma’u….”, pdhal hanya mencakup maknanya berupa laporan & ucapan syukur..

Setelah kita memahaminya, hendaknya min 10 ~ 15 menit seblm adzan maghrib (sdh dlm keadaan berwudhu) kemudian berdoa meminta apa saja (adabnya dg didahului puji2an kpd Allah & bershalawat atas Nabi),

Krn Allah menggaransi bhw doa2 tsb akan dikabulkan..”Allah sesuai prasangka hamba kepada Nya”

Manfaatkanlah wktmu, bukan hanya demi santapan atau berburu makanan saat jelang buka. Berdo’alah utk diri kita, keluarga kita, orangtua kita, sahabat kita, negeri kita….

Aamiin

Musuh2 islam tahu betapa hebat ummat Muhammad SAW bila mrk berdo’a kpd Rabb nya disaat menjelang berbuka. Krn itu, mrk buat tipu daya utk melalaikannya dgn program2 tv & media lainnya di wkt2 yg mustajab yaitu: menjelang berbuka & menjelang sahur (2/3 mlm). sehingga ummat ini, mrk makan-minum, berpuasa, namun tak sempat utk berdoa.

Smoga kita dpt memanfaatkan dan, memaximalkan waktu mustajab ini .

Dari Ibnu Abbas, ia berkata : “Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam apabila berbuka (puasa) beliau mengucapkan: Allahumma Laka Shumna wa ala Rizqika Aftharna, Allahumma Taqabbal Minna Innaka Antas Samiul ‘Alim. ” (artinya: Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan atas rezeki dari-Mu kami berbuka. Ya Allah! Terimalah amal-amal kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui). (Riwayat Daruqutni di kitab Sunan-nya, Ibnu Sunni di kitabnya ‘Amal Yaum wa- Lailah No. 473. Thabrani di kitabnya Mu’jamul Kabir).

Dari Anas, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila berbuka beliau mengucapkan, ‘Bismillah, Allahumma Laka Shumtu Wa Alla Rezekika Aftartu.” (artinya: Dengan nama Allah, Ya Allah karena-Mu aku berbuka puasa dan atas rezeki dari- Mu aku berbuka). (Riwayat Thabrani di kitabnya Mu’jam Shogir, Hal. 189 dan Mu’jam Auwshath).

Dari Muadz bin Zuhrah, bahwasanya telah sampai kepadanya, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila berbuka (puasa) beliau mengucapkan: Allahumma Laka Sumtu wa ‘Alaa Rizqika Aftartu. ” (Riwayat Abu Dawud No. 2358, Baihaqi 4:239, Ibnu Abi Syaibah dan Ibnu Suni)

Doa berbuka puasa menurut imam nawawi Rohimahulloh.

ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻤﺼﻨﻒ ﻭﺳﺎﺋﺮ ﺍﻷﺻﺤﺎﺏ ﻳﺴﺘﺤﺐ ﺍﻥ ﻳﺪﻋﻮﺍ ﻋﻨﺪ ﺍﻓﻄﺎﺭﻩ ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻟﻚ ﺻﻤﺖ ﻭﻋﻠﻰ ﺭﺯﻗﻚ ﺍﻓﻄﺮﺕ ﻭﻓﻰ ﺳﻨﻦ ﺃﺑﻲ ﺩﺍﻭﺩ ﻭﺍﻟﻨﺴﺎﺀﻱ ﻋﻦ ﺍﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺇﺫﺍ ﺍﻓﻄﺮ ﻗﺎﻝ ﺫﻫﺐ ﺍﻟﻈﻤﺄ ﻭﺍﺑﺘﻠﺖ ﺍﻟﻌﺮﻭﻕ ﻭﺛﺒﺖ ﺍﻷﺟﺮ ﺍﻥ ﺷﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ

Telah berkata Al mushonnif (Abu ishaq As-syirozi) dan semua ulama syafiiyah: di sunnahkan agar mereka berdoa saat berbuka puasa “Allohumma laka sumtu wa ala rizqika aftortu”. Dan di sebutkan dalam sunan abu dawud dan nasa’i dari ibnu umar: apabila nabi SAW, berbuka puasa, beliau membaca “Dzahabat dzoma’u wabtallatil uruqu wa tsabatal ajru insya Allohu ta’ala”. [Majmu’ syarh muhaddzab imam nawawi: 6/363]

Ada sebagian orang yang mengotak atik doa berbuka puasa tersebut dengan mengatakan hadits hadits tentang doa berbuka puasa itu dhoif. Entah apa tujuannya? Sebab dalam masalah fadhilah fadhilah itu di perbolehkan mengamalkan hadits dhoif. Apalagi para ulama ahlussunnah wal jamaah bukan tidak tahu menahu tentang kedudukan hadits itu.

Para ulama tahu dan faham. Seperti di terangkan dalam kitab asnal matholib:
ﻭﻳﻨﺒﻐﻲ ﻟﻪ ﺍﻥ ﻳﻘﻮﻝ ﺑﻌﺪ ﻭﻓﻰ ﻧﺴﺨﺔ ﻋﻨﺪ ﺍﻹﻓﻄﺎﺭ ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻟﻚ ﺿﻤﺖ ﻭﻋﻠﻰ ﺭﺯﻗﻚ ﺍﻓﻄﺮﺕ ﻟﻼﺗﺒﺎﻉ ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ ﺑﺎﺳﻨﺎﺩ ﺣﺴﻦ ﻟﻜﻨﻪ ﻣﺮﺳﻞ ﻭﺭﻭﻱ ﺃﻳﻀﺎ ﺍﻧﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻛﺎﻥ ﻳﻘﻮﻝ ﺣﻴﻨﺌﺬ ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺫﻫﺐ ﺍﻟﻈﻤﺄ ﻭﺍﺑﺘﻠﺖ ﺍﻟﻌﺮﻭﻕ ﻭﺛﺒﺖ ﺍﻷﺟﺮ ﺍﻥ ﺷﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ

Dan seyogyanya bagi orang yang berpuasa untuk membaca setelah berbuka puasa “Allohumma laka sumtu wa ala rizqika aftortu” karna ittiba’. Abu dawud Telah meriwayatkan hadits itu dengan sanad yang bagus akan tetapi hadits itu berkedudukan mursal. Dan telah di riwayatkan bahwa nabi SAW saat berbuka puasa membaca “Dzahabat dzoma’u wabtallatil uruqu wa tsabatal ajru insya Allohu ta’ala” [Asnal matholib Al imam zakaria al anshori: 5/337]

apa orang itu tidak membaca fatwa Al utsaimin yaitu salah satu ulama rujukan orang tersebut? Al utsaimin berkata:

ﻭﺍﻟﺪﻋﺎﺀ ﺍﻟﻤﺄﺛﻮﺭ ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻟﻚ ﺿﻤﺖ ﻭﻋﻠﻰ ﺭﺯﻗﻚ ﺍﻓﻄﺮﺕ ﻭﻣﻨﻪ ﺃﻳﻀﺎ ﻗﻮﻝ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺫﻫﺐ ﺍﻟﻈﻤﺄ ﻭﺍﺑﺘﻠﺖ ﺍﻟﻌﺮﻭﻕ ﻭﺛﺒﺖ ﺍﻷﺟﺮ ﺍﻥ ﺷﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ. ﻭﻫﺬﺍﻥ ﺍﻟﺤﺪﻳﺜﺎﻥ ﻭﺍﻥ ﻛﺎﻥ ﻓﻴﻬﻤﺎ ﺿﻌﻒ ﻟﻜﻦ ﺑﻌﺾ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﺣﺴﻨﻬﻤﺎ. ﻭﻋﻠﻰ ﻛﻞ ﺣﺎﻝ ﻓﺈﺫﺍ ﺩﻋﻮﺕ ﺑﺬﻟﻚ ﺃﻭ ﺑﻐﻴﺮﻩ ﻋﻨﺪ ﺍﻹﻓﻄﺎﺭ ﻓﺈﻧﻪ ﻣﻮﻃﻦ ﺇﺟﺎﺑﺔ

Dan doa yang ma’tsur adalah doa “Allohumma laka sumtu wa ala rizqika aftortu” juga doa nabi SAW: “Dzahabat dzoma’u wabtallatil uruqu wa tsabatal ajru insya Alloh”. Dan kedua hadits ini, walaupun di dalam keduanya terdapat kelemahan (dhoif), akan tetapi sebagian ulama menganggap kedua hadits ini bagus. Wal hasil.! Apabila kamu berdoa dengan doa itu atau lainnya di saat berbuka maka tempat itu memang termasuk tempat istijabah [kutub wa rosail lil utsaimin 10/134]
sumber






Wednesday, 17 June 2015

Ahlan Wasahlan Ya Ramadhan

Dua tiga hari lepas, tidak sabar rasanya menunggu kedatangan bulan yang paling mulia, Ramadhan... bulan yang penuh keberkatan dengan rahmat Allah. Akhirnya.... masa yang ditunggu telah tiba. Selamat datang bulan Ramadhan. Ahlan wasahlan ya Ramadhan...



"Permulaan Ramadhan itu adalah rahmat, pertengahannya adalah keampunan (maghrifah) dan penghujungnya adalah kebebasan dr api neraka" - Al Hadis.


Apa yang penting ialah persediaan daripada segi kerohanian, bersihkan hati dan jiwa untuk memohon dan mendapat pengampunan Allah swt. Jangan kedekut, banyakkanlah bersedekah amal jariah. Pahalanya berlipat-lipat kali ganda di bulan Ramadhan.


Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: Puasa Ramadhan ke Ramadhan akan menghapuskan dosa-dosa diantara jarak-jarak tersebut sekiranya dijauhkan daripada dosa-dosa besar" (Riwayat Muslim)

Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Sesiapa yang mati tidak sempat menqadha'kan puasanya hendaklah keluarganya (walinya) menggantikan puasa tersebut" 
(Riwayat Al-Bukhari & Muslim) 








Berikut adalah jadual waktu imsak dan berbuka puasa tahun 2015 bagi negeri Selangor.






Popular Posts